Peraih Adibakti Mina Bahari 2013
Pendampingan Nasional 08138055357
SEJAK 2017
PROGRAM CIRCLE POND VANNAMEI

Budidaya Intensif
Kolam Bundar Modern

Circle Pond Vannamei (CPVe) merupakan inovasi budidaya udang vannamei intensif menggunakan kolam bundar yang dirancang lebih efisien, hemat lahan, mudah dikelola, serta mampu menghasilkan produktivitas tinggi melalui penerapan teknologi budidaya modern.

CPVe

Revitalisasi meliputi :

Kolam CPVe awalnya dibangun di lahan bekas tambak-tambak mangkrak. Konsepnya adalah membangun petak CPVe dalam petakan yang sudah ada.

Dasar petakan hanya berkisar 30–40 cm berada di dalam tanah lahan dan selebihnya berada di atas (petambak menyebutnya sebagai tambak gantung).

Sehingga kelebihan model tambak CPVe adalah tidak memerlukan tanah tambahan dari luar.

CPVe dengan diameter bermacam-macam dengan banyak pilihan konstruksi dan memakai HDPE, terpal atau semen sehingga kedap air.

Kebutuhan oksigen dipenuhi dari kincir dinamo, turbo jet atau blower.

2017

Inisiasi Kolam Bundar Vannamei (Milenial) atau Circle Pond Vannamei (CPVe)

Adalah inovasi baru budidaya udang vannamei intensive atau super intensive di kolam bentuk bundar yang lebih ekonomis, praktis (bisa bongkar pasang) dan cocok untuk lahan sempit.

Jalan tercepat dan terbaik menuju kesuksesan adalah mendukung orang lain meraih keberhasilan.

KONSTRUKSI

Konstruksi Sesek Bambu & HDPE

Jadi pilihan utama petambak karena lebih tahan air asin sehingga tahan lama. Biasa dipilih bahan kulit bambu dengan ukuran 2x3 m.

Agar konstruksi lebih kuat, dipasang bambu vertikal dengan jarak 50–80 cm yang dibalut HDPE dan besi cor/baja melingkar di tengah konstruksi.

Contoh: Tambak milik Taufik, Gresik – Jawa Timur.

DESAIN PETAK

Layout CPVe untuk Tambak Rakyat

Tambak CPVe dilengkapi petak pengendapan, petak treatment dan IPAL sebagai satu kesatuan sistem budidaya.

Contoh layout sebagai berikut.

KONSTRUKSI

CPVe dengan Kontruksi Kawat Wiremesh & Terpal:

Tersedia kawat wiremesh ukuran 2.4 x 54.0 m per roll sehingga untuk CPVe diameter yang kecil, wiremesh bisa dipotong sesuai kebutuhan dan dibalut dengan terpal.

Kontruksi cukup praktis dan mudah dicontoh.

Contoh : Tambak milik Ibu-ibu PKK, Lombok Timur.

CPVe Wiremesh
KONSTRUKSI

CPVe dengan Kontruksi Sesek Bambu & Terpal:

CPVe dengan Diameter 4 meter (D4) dengan kontruksi full bambu dengan terpal. Sangat sederhana dengan memanfaatkan kearifan lokal.

Contoh : Tambak milik M. Sholeh, Sumenep - Jatim

CPVe Sesek Bambu
KONSTRUKSI
KONSTRUKSI

CPVe dengan Kontruksi Kawat Wiremesh & HDPE:

Membutuhkan kawat kawat wiremesh yang cukup Panjang (bisa lebih 1 roll) atau sesuai kebutuhan. Agar kontruksi kuati, perlu dipasang bambu vertikal dan besi cor/baja, melingkar agar kontruksi kuat.

Contoh : Tambak milik Rudy, Gresik - Jatim

KONSTRUKSI

CPVe dengan Kontruksi Galvalum & HDPE:

Beberapa petambak memanfaatkan bahan galvalume untuk kontruksi tambak CPVe. Lebih praktis dan cukup awet.

Contoh: Tambak milik Muaimin & Parto, Weleri - Jawa Tengah

KONSTRUKSI

CPVe dengan Kontruksi Semen Cor:

Biaya cukup mahal meskipun tergantung ketebalan cor dengan perhitungan semakin lebar diameter, kontruksi harus semakin kokoh untuk menghindari pecah.

Contoh : Tambak Rudy Imit, Tulung Agung-Jatim

PANEN

Panen Tambak CPVe di Lombok Timur:

RtVe D5 (luas 20m2) dengan padat penebaran 250 ekor/m, dapat panen 70-80 kg udang/kolam atau dengan produktifitas 35-40 ton/ha.

Contoh: Tambak ibu-ibu PKK, Lombok Timur

Panen CPVe Lombok Timur
Data Produksi CPVe
MILESTONE
10 September 2018

Kunjungan Dinas Wagub NTB dan Panen Udang:

Panen udang dengan Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah didampingi Ali Arrijur Riyadh di Tambak Percontohan RtVe milik Toni Himawan, Lombok Utara - NTB.

Panen bersama Wagub NTB
PANEN

Panen Tambak CPVe di Gresik Jatim:

RtVe D32 (luas 800m2) dengan padat penebaran 124-140 ekor/m, dapat panen 1,3-1,6 ton udang/kolam atau dengan produktifitas 18-20 ton/ha.

Contoh: Tambak Ilyas, Gresik - Jatim

Panen CPVe Gresik
Data Produksi CPVe D32
PENGEMBANGAN

Sukses Melahirkan Enterpreneur (wirausahawan Baru):

Program KaVe, RtVe dan CPVe bergulir luar biasa diseluruh pelosok negeri. Dimulai tahun 2002-2018, terdata jumlah petambak sebanyak 2.965 orang dengan jumlah petak 10.424 yang mencakup area efektif sebesar 3.632 ha.

Perkembangan KaVe RtVe CPVe
PENGEMBANGAN

Lokomotif bergerak, Gerbong Ekonomi Semarak:

Filosofi rangkaian kereta api yang sering diibaratkan ekonomi bergerak bermakna bahwa roda perekonomian bekerja layaknya gerbong yang saling menarik dan terus bergerak maju. Dalam dunia bisnis filosofi ini menggambarkan konsep efisiensi, kolaborasi dan kesinambungan. Program KaVe, RtVe dan CPVe, menjadi contoh nyata.

Sukses Inisiasi Petambak Sukses.

Lokomotif Gerbong Ekonomi Semarak
HASIL PROGRAM
Panen dan Hasil Budidaya CPVe
KOLABORASI
Kerjasama WWF dan Rare
KOLABORASI
11 April 2019

Kerjasama dengan WFF (Walton Family Foundation) dan LSM Lingkungan Rare:

Kerjasama dengan WFF (Walton Family Foundation) dan LSM Lingkungan Rare dengan program pengembangan tambak rakyat di Kekatung, Mahabang dan Margasari. Propinsi Bandar Lampung yang berhasil meningkatkan produktifitas dan pendapatan petambak.

Survey Tambak Lampung
KOLABORASI
28 September 2019

Kerjasama dengan JALA dengan inisiasi program pengukuran kualitas air dan monitoring tambak

Kerjasama JALA
KOLABORASI
Program Monitoring Tambak
MILESTONE
Pengembangan Tambak Milenial
MILESTONE
20 Desember 2020

Awal Pengembangan Tambak Milinial:

Menjelaskan program pengembangan tambak rakyat kepada Menteri KKP RI, Edhy Prabowo yang didampingi oleh Dirjen Budidaya. Slamet Soebjakto.

AWAL REPVE+
RepVe+
MILESTONE
26 Desember 2019

Inisiasi Republik Vannamei (RepVe)

Republik Vannamei (RepVe) merupakan wadah besar pengembangan tambak rakyat di Indonesia.

Upaya yang sudah dilakukan bersama CP Prima, yaitu melalui program revitalisasi tambak tidak aktif (idle) dengan model KaVe, RtVe dan CPVe, telah membuka lembaran baru bahwa tambak rakyat terbukti bisa sukses.

Inisiasi yang kreatif, solutif dan produktif tersebut mampu melahirkan entrepreneur tambak udang di negeri ini.

Berkembangnya sektor budidaya kemudian diapresiasi menjadi Republik Vannamei Plus (RepVe+) yang tidak hanya fokus pada komoditas udang, tetapi juga terlibat aktif dalam pendampingan teknis, penyediaan alat teknologi terkini, serta pengembangan budidaya ikan berkelanjutan (sustainable aquaculture).

DIVERSIFIKASI KOMODITAS

Komoditas Unggulan Perikanan

Selain Udang, komoditas unggulan adalah ikan Bandeng, Patin, Nila dan Lele. Komoditas ini juga terkait penggunaan teknologi alat dalam Kompetisi AgResults dengan tujuan peningkatan produksinya.

Komoditas Unggulan Perikanan
NILAI & VISI
Yang abadi adalah perubahan, kita harus bersikap optimis, aktif dan penuh inisiatif.